Witurombaua, 23-25 Juni 2023 – Universitas Flores (Uniflor) melalui Program Studi Akuntansi menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) selama tiga hari, dari 23 hingga 25 Juni 2023, di Desa Witurombaua. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan potensi desa melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Ketua Program Studi Akuntansi Uniflor, Apriana Marselina, S.E., M.Sc., menekankan pentingnya keterlibatan akademisi dalam mendukung perkembangan masyarakat. Ketua PKM 2023, Tobias Timba, S.E., M.A., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan dan Partisipasi PKM ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Dekan Fakultas Ekonomi Uniflor, Iriany Dewi Soleiman, S.E., M.Sc., serta dosen dan 340 mahasiswa Program Studi Akuntansi Uniflor. Turut hadir Kepala Desa Witurombaua, Laurensius Paji, beserta jajaran perangkat desa dan Ketua RT setempat.
Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam PKM ini, antara lain:
Seminar tentang BUMDES dan UMKM, memberikan edukasi terkait strategi pengelolaan usaha desa.
Pemetaan Potensi Desa, mengidentifikasi sumber daya lokal yang dapat dikembangkan.
Pelatihan Pemasaran Produk, membekali pelaku UMKM dengan strategi pemasaran modern.
Bakti Sosial, berupa kegiatan kebersihan lingkungan dan pemberian bantuan sosial.
Lomba Baca Puisi dan Menyanyi untuk Anak-Anak, guna meningkatkan kreativitas mereka.
Pertandingan Bola Voli, untuk mempererat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat.
Pemasangan Papan Nama Dusun dan RT, sebagai upaya memperjelas identitas kampung dan mempermudah navigasi masyarakat serta tamu yang berkunjung. Filosofi dari pemasangan papan nama ini dikaitkan dengan akuntansi sebagai penunjuk jalan agar masyarakat tidak tersesat dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya.
Para mahasiswa juga tinggal bersama warga untuk memahami kehidupan sehari-hari masyarakat desa, memperkuat interaksi sosial, dan membangun kedekatan dengan komunitas setempat.
Dampak Kegiatan PKM Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Witurombaua, baik secara ekonomi, sosial, maupun pendidikan:
Peningkatan Pemahaman Masyarakat tentang BUMDES dan UMKM, yang mendorong pengelolaan usaha desa lebih profesional.
Terjalinnya Kolaborasi antara Akademisi dan Masyarakat, membuka peluang bagi pendampingan berkelanjutan bagi UMKM.
Kesadaran akan Kebersihan Lingkungan Meningkat, melalui kegiatan bakti sosial.
Penguatan Kreativitas Anak-Anak Desa, melalui lomba yang memotivasi mereka untuk lebih aktif di bidang seni.
Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Sosial, mendorong kesadaran akan pentingnya kerja sama dan gotong royong.
Kebermanfaatan Papan Nama Dusun dan RT sebagai Penunjuk Identitas Kampung, yang membantu masyarakat dan tamu dalam memahami struktur desa dan mempermudah navigasi di wilayah tersebut.
Kesimpulan Kegiatan PKM di Desa Witurombaua menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat. Harapannya, kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk memperluas manfaat akademisi dalam pemberdayaan desa. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat sangat penting dalam membangun desa yang lebih mandiri dan berdaya saing.